Di bangku SMA, saat kita belajar fisika, kita akan sampai pada bab energi yang salah satunya membahas tentang energi potensial. Energi potensial, Ep, didefinisikan sebagai energi yang dimiliki suatu objek karena pengaruh posisinya. Diambil dari asal kata potensi yang berarti kekuatan/kebaikan tersembunyi dalam suatu benda akibat dari posisi benda tersebut.

Ep = m.g.h

Yang menarik dari energi potensial adalah rumus atau persamaan matematikanya. Ep suatu objek berbanding lurus dengan perkalian antara massanya, tinggi atau jarak objek tersebut relatif terhadap bumi dan percepatan gravitasi.

Definisi m, h dan g yang disebutkan diatas adalah relevan untuk objek berupa benda sebagaimana yang dipelajari di sekolah. Namun, jika objeknya adalah diri kita yang tidak hanya fisik saja tapi juga terdiri dari komponen ruh, akal dan jiwa, bagaimanakah energi potensialnya?

Energi Potensial (Ep)

Maka, Ep berarti potensi atau kekuatan yang tersimpan dalam setiap diri insan yang dapat digunakan untuk tugas-tugas memakmurkan bumi Allah.

 Massa (m)

Massa dari insan bukan  literally berarti berat fisik dari insan tersebut. Tetapi adalah bobot dari insan yang berasal dari dalam diri. Semakin banyak ilmu, wawasan, pengalaman, skill  dan semangat juang yang dimiliki semakin besar bobot insan tersebut. Bisa juga kita sebut ini sebagai kualitas diri.

Tinggi (h)

Bisa kita artikan sebagai visi, cita-cita atau semangat kebermanfaatan yang dimiliki. Semakin besar hal tersebut ada dalam diri seorang insan semakin besar pula potensinya.

Percepatan gravitasi (g)

Ini merupakan sunnatullah, sudah Allah sifatkan untuk bumi kita. Maka, g disini sifatnya given yakni segala karunia yang Allah berikan di muka bumi ini kepada makhluk-Nya berupa sumber daya alam ataupun segala kemudahan-kemudahan yang Allah sediakan untuk semakin melipatgandakan potensi yang sudah ada dalam diri setiap insan.

Jadi, Ep dalam diri setiap insan berbanding lurus dengan bobot/kualitas insan tersebut, visi hidupnya serta anugerah dan pertolongan Allah. Dan persamaan itu menggunakan operasi perkalian, artinya ketiga komponen itu saling melipatgandakan satu sama lain.

Ep dalam diri setiap insan berbanding lurus dengan bobot insan tersebut, visi hidupnya serta anugerah dan pertolongan Allah.

Pelajarannya adalah untuk memiliki potensi yang besar yang perlu kita siapkan adalah kualitas diri yang baik serta visi dan cita-cita yang tinggi. Di luar sana anugerah dan pertolongan Allah telah siap melipatgandakan energi potensi kita.

Wallahu a’lam

Advertisements