Tuan tidak usah heran, kenapa mereka mau berjalan kaki ratusan kilo,
Tuan jangan heran kenapa mereka mau menempuh perjalanan panjang darat, laut maupun udara meninggalkan pekerjaan dan keluarga yang mereka cintai,
Tuan juga jangan heran dengan semangat pantang menyerah mereka meski banyak halangan dan cacian sepanjang jalan,
Tuan jangan heran dengan semua yang mereka lakukan

Karena, sejak dari dulu mereka memang sudah begitu Tuan,
Mau melakukan apa saja saat kehormatan bangsa apalagi agamanya direndahkan,
Dari pesantren-pesantren, dipimpin panglima sekaligus ulama serta jendral-jendral alumni haji,
Mereka membuat letupan-letupan perlawanan hingga portugis sampai sekutu tak bisa sepenuhnya leluasa menguasai sumber daya, apalagi memadamkan cahaya agama mereka di bumi nusantara ini, Tuan.

Mereka umat yang sama Tuan, umat yang dengan enteng menyambut resolusi jihad sang hadratus syaikh saat orang asing mau mengusik bangsa mereka yang baru saja merdeka,
Tak sedikitpun mereka gentar Tuan, walaupun senjata mereka seadanya, menghadapi pasukan pemenang perang dunia kedua,

Bukan tuan, mereka bukan anarkis, karena kalo mereka begitu sudah tidak ada lagi golongan selain mereka di tanah nusantara,
Bukan juga arogan tuan, karena kalau mereka begitu tidak ada lagi ruang untuk keberagaman,
Mereka hanya cemburu Tuan, jika hartanya yang paling berharga dilecehkan

Mereka itu umat muslim Tuan, yang cinta pada bangsa dan agamanya melebihi cinta pada dirinya.

Aksi Bela Islam 2/12.

Sumber gambar : Okezone
Advertisements