Data analytics menjadi bagian tak terpisahkan dalam semua bidang. Perannya yang universal menjadi kebutuhan dan bagian tak terpisahkan di setiap aspek kehidupan. Statistika tentunya adalah aktor utama dalam dunia analytics dan sebaliknya dunia analytics adalah ladang utama untuk berkiprah bagi statistikawan.

Dunia data analytics adalah dunia yang dinamis. Perkembangannya sangat cepat dan mudah berubah dikarenakan sifatnya yang universal sehingga perkembangannya pun dependen terhadap bidang lain yang sedang menjadi trend. Oleh karena itu, statistikawan atau secara umum orang yang terjun di dunia data analytics harus pandai dan jeli membaca trend yang sedang berkembang di dunia analytics. Lebih-lebih dunia kampus sebagai pencetak talent atau calon ahli dalam bidang data analytics.

Dalam beberapa beberapa dekade terakhir (atau beberapa tahun terakhir jika di Indonesia), dunia digital atau information technology (IT) berkembang dengan sangat cepat dan menjadi trend baik dalam riset maupun bisnis dan industrinya. Media social, gadget, e-commerse dan hal lainnya adalah representasi pesatnya perkembangan bidang IT saat ini. Trend data analystics pun saat ini bergeser ke bidang digital atau IT dan hal tersebut diprediksi masih akan berlangsung akan dalam beberapa waktu kedepan. Berdasarkan informasi yang dirilis oleh situs venturebeat.com, kebutuhan akan data scientist tahun 2010-2020 diprediksi akan naik 18.7%, kedua tertinggi setelah video game designer. Selama 2011 hingga 2012 terjadi peningkatan 15.000% lowongan pekerjaan untuk Data Scientist yang diposting di media online. Angka yang fantastis dalam kurun waktu setahun.

Di Indonesia sendiri, jika kita membuka situs lowongan pekerjaan di situs perusahaan-perusahaan startup besar dan sedang berkembang pesat seperti Tokopedia, Bukalapak dsb, pasti akan kita jumpai lowongan untuk ahli pengolah data, walaupun dengan istilah yang berbeda-beda.

Kata kunci dari terjadinya trend data analytics saat ini adalah Big Data dan Data Monetize. Ketiga hal tersebut yang akan membuat profesi data analyst akan banyak dibutuhkan.

Tantangan dan Peluang untuk Statistikawan

Di tengah  pesatnya perkembangan dunia data analitycs, ternyata tidak membuat orang dengan background statistika yang-fitrahnya-dekat-dengan-analisis-data menjadi kebanjiran job atau sekedar mudah mencari pekerjaan. Fakta dilapangan menunjukkan bahwa masih banyak lulusan statistika yang belum terserap atau terserap tetapi tidak sesuai dengan background keilmuannya. Sebaliknya, justru posisi data analis banyak diisi oleh orang non-statistika. Apakah salah jika hal tersebut terjadi? Tentu saja tidak!, perkara pilihan karir memang banyak sekali faktor yang mempengaruhi seperti passion, idealisme, keahlian dsb. Kita tidak sedang akan membahas pro dan kontra terkait tentang hal tersebut, tetapi tentang fenomena anak statistika kaitannya dengan dunia data analytics saat ini.

Apa sebenarnya yang membuat statistikawan belum bisa menjadi raja di era data saat ini? Berdasarkan pengalaman pribadi, saya melihat bahwa di jurusan saya, (walaupun sudah ada tanda-tanda) masih lambat dalam merespon perkembangan dunia analytics dewasa ini. Jika dirunut lebih jauh lagi penyebabnya adalah karena kita kurang up to date dan kurang berani. Saat ini, mahasiswa kurang aware dengan topik yang sedang berkembang, utamanya dalam dunia analytics. Ada yang sudah up to date tetapi kurang berani keluar dari zona nyaman. Hal tersebut bisa dilihat saat mahasiswa memasuki masa tugas akhir, rujukan mereka kebanyakan adalah penelitian yang telah dilakukan oleh senior mereka dulu. Sedikit sekali yang mencari topik dari luar yang benar-benar baru dan belum pernah dilakukan sebelumnya. Misalnya saja penelitian tentang data mining. Data mining dan machine learning sebagai akibat dari era big data dan digital industri seperti-yang-disinggung-diatas sudah booming dan menarik banyak perhatian orang di seluruh dunia bahkan di Indonesia, tetapi baru di angkatan saya mulai ada yang meneliti di bidang ini. Banyak tantangannya memang, seperti minimnya referensi dan teman diskusi, effort yang besar karena harus ngoding dan lain sebagainya. Tetapi, hal tersebut adalah investasi besar karena skill tersebut sangat penting dan dibutuhkan saat ini.

Jadi, kunci agar mampu bersaing dan mengambil peluang di era saat ini adalah aware dan up to date serta berani keluar dari zona nyaman.

sumber gambar disini

Advertisements