Tulisan berikut berisi tentang beberapa hal penting terkait dengan SABAR yang dirangkum dari khutbah tarawih di Masjid Ar Rahmah Perum. Bumi Marina Mas.

Bulan ramadhan adalah bulan tarbiyah (pendidikan) yang disediakan oleh Allah untuk orang-prang beriman sebagai sarana untuk meraih ketaqwaan. Salah satu poin penting yang ingin ditumbuhkan dalam pendidikan di bulan ramadhan adalah sifat SABAR.

Selama ini, banyak diantara kita mengartikan sabar sebagai sikap pasrah, rela, pasif dan semacamnya. Sedangkan dari segi pengamalannya, kita sering menganggap sabar hanya saat terkena musibah saja.

Pada hakikatnya, sabar bukan berarti pasrah dan pasif terhadap apa yang kita hadapi. Dari segi pengamalannya, SABAR meliputi banyak aspek kehidupan. Setidaknya ada 5 aspek pengamalan SABAR.

1.      Sabar dalam ketaqwaan kepada Allah

Ketaqwaan kepada Allah pasti menuntut konsekuensi dari diri kita. Baik berupa waktu, tenaga, pikiran, perasaan ataupun materi. Maka dari itu, diperlukan sifat sabar dalam diri kita untuk meniti jalan ketaqwaan kepada Allah SWT.

2.      Sabar dalam beribadah kepada Allah

Ibadah adalah segala hal yang diridloi oleh Allah baik yang bersifat wajib ataupun sunnah. Dalam praktiknya, ibadah pasti dipenuhi banyak rintangan yang menghalangi kita untuk melaksanakannya. Godaan senantiasa datang menggoda kita agar lalai ataupun malas beribadah. Sebagai orang yang beriman kita dituntut untuk bisa bersabar menghadapi godaan dan beratnya melaksanakan ibadah kepada Allah.

3.      Sabar menghindari maksiat

Iblis telah berikrar kepada Allah untuk menggoda manusia dan menjerumuskannya ke jalan kesesatan. Setiap waktu godaan maksiat yang selalu terasa indah dan nikmat selalu menghantui diri kita. Sikap sabarlah yang dibutuhkan oleh orang-orang beriman agar terhindar dari godaan kenikmatan yang semu tsb.

4.      Sabar dalam jihad di jalan Allah

Jihad di jalan Allah bisa berupa banyak hal, misalnya berdakwah dn menuntut ilmu. Dua hal tersebut adalah pekerjaan yang menguras banyak hal dari kita. Tak jarang para da’I mendapat banyak cacian atau ujian lain dalam melaksanakan agenda dakwahnya. Begitu juga para penuntut ilmu, mereka harus mengeluarkan banyak energi dan pikiran untuk mempelajari ilmu. Dalam hal ini, praktik sabar bukan pasrah dan pasif saja tetapi harus proaktif dan berinisiatif.

5.      Sabar dalam menghadapi musibah

Dalam hidup ini, Allah pasti memberikan cobaan kepada hambanya baik berupa anugerah maupun musibah. Saat mendapatkan musibah kita dituntut untuk senantiasa bersabar dan tetap berprasangka baik kepada Allah.

Dari 5 poin diatas kita dapat mengetahui bahwasanya, sifat sabar sangat luas sekali pengamalannya. Praktiknya pun tidak mesti hanya diam, pasrah dan pasif saja. Kesimpulannya sabar adalah sikap yang mampu mempertahankan iman kita saat mengalami kondisi apapun. Jadi SABAR ga cuma pas kena musibah atau pas menunggu si dia datang aja ya gaes.. 😀

Semoga kita dan keluarga kita termasuk ke dalam hamba Allah yang mempunyai sifat SABAR karena satu-satunya amalan yang diganjar pahala tanpa batas adalah SABAR.

Advertisements